Pentingnya Pendidikan pada Perempuan

     Dewasa ini, kita telah memasuki zaman dimana pendidikan dan pengetahuan menjadi prioritas utama dalam kemajuan suatu negara. Dimana itu salah satu bukti nyata mengapa dunia ini bisa bertumbuh dan berkembang begitu pesatnya. Namun, dengan adanya perkembangan yang pesat, membuat persaingan antar sesama pastinya tidak mungkin lagi terhindarkan.

    Di Indonesia, dulu hingga sekarang perempuan justru didiskriminasikan dan dianggap tidak mempunyai kesempatan untuk berkarya karena masih banyaknya kepercayaan dan budaya yang kuat dari berbagai kalangan yang berpikiran bahwa perempuan akhirnya akan menjadi ibu rumah tangga dan laki-lakilah yang menjadi pencari nafkah karena hanya dialah yang berpendidikan dalam keluarganya.

    Pandangan itu pun terbantahkan ketika hak memperoleh pendidikan terhadap perempuan di indonesia telah diperjuangkan oleh ibu R.A Kartini dan telah diterapkan oleh Presiden yang kelima yaitu ibu Megawati Seokarno Putri dan Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini yakni ibu Susi Pudjiastuti. Mereka membuktikan kepada dunia khususnya indonesia bahwa perempuan juga memiliki kemampuan dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan pengetahuan setinggi-tingginya. Mereka membuktikan bahwa perempuan berkompeten dalam berkarya dan bersaing dengan laki-laki yang memang dilihat secara fisik laki-laki lebih unggul. Namun kenyataannya, mereka membuktikan bahwa perempuan dapat menyaingi mereka. Mereka membuktikan, mereka bisa melakukan apa yang biasanya laki-laki kerjakan seperti menjadi seorang pemimpin yang dapat disegani pengikutnya. Mereka membuktikan bahwa mereka bisa memimpin banyak orang di mana pengikutnya kebanyakan laki-laki dan juga mampu membuat pengikutnya taat kepadanya. Tidak hanya itu, mereka mampu membuktikan bahwa mereka tidak lupa juga akan kewajibannya sebagai seorang istri yang mengurus rumah tangganya. Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa wanita juga unggul secara fisik seperti laki-laki. Mereka mengangap bahwa pendidikan itu penting dan perlu dirperjuangkan karena mereka berpikiran bahwa semua manusia itu setara haknya dan mempunyai cita-cita yang mana perlu diwujudkan, tinggal kita saja yang menanggapi keberadaan hak tersebut dan apakah kita berani untuk mengimplikasikannya dalam kehidupan atau tidak. 

TUGAS SEKOLAH (Open Letter in English)

Dear Sirs for mayor samarinda Syaharie Jaang

On this occasion, we as students of senior high school is mandated by our teacher to make an open letter, yah! Although it may sound like a forced letter, but for the sake of Samarinda citizen’s welfare, my friend and I would like to express some concerns that may have not been addressed. Although these issues are not in accordance with the Act specified. However, in this letter we will openly convey this issue in accordance with the results of our observation. It doesn’t matter whether this will be conveyed to the mayor or not. Obviously we expect a response from the mayor through real work.

Dear Sirs for mayor samarinda Syaharie Jaang

As you know, Samarinda city is the capital of East Kalimantan and Samarinda has been changing very rapidly and issuing a large amount of money for roads widening, flyovers construction, green road updating, garden making, etc. What is clear is my friend and I represent the society of Samarinda through this open letter to thank you for it. However, for some reasons we think there are some of these developments that we deem it as useless. However, in a development there must be good and bad sides.

Here we discuss some of our observations on the developments in this city. The first, the act of road widening at the center of the city. We think this is good enough but in our opinion, why the widened roads are made from concrete, wouldn’t it be better if asphalt is used? In the treatment of concrete is less expensive but it will be easier to fix if using asphalt because if its broken only patched the damaged section only. From psychological aspect, asphalt is also better because it has a dark color and it makes a shady and comfortable the driver. And concrete color is bright and it makes us feel the color is barren. And you know why we consider asphalt to be more suitable? Because in our own opinion concrete is more dangerous than asphalt. If the asphalt roads are damaged, we can still see the damage and can avoid it. And when the concrete road are damaged, according to the results of our observations damage to the concrete is very difficult to see, so it is difficult to avoid that which it can also have an impact on traffic accidents. And concrete makes our vehicle tires become thinner quickly.

We strongly support the idea of widening the road, because it could reduce congestion. But we do not like it because of the misapplication of the road. The road widening makes the riders parked haphazardly whereas there are parking restrictions, so in this case we expect the firmness from the mayor regarding the issue. In our opinion, not only widened roads but also sewers must be widened in order to reduce flooding, and tighten the rules for not littering in the streets or in the river. Perhaps in this case, the mayor can impose pretty heavy penalties for the wrongdoers, so that the society will not repeat similar act. It will be nice to put a lot of trash cans in every spot so that people do not litter. The last thing that we want to convey is the function of the sidewalk, because we know the sidewalks in this era are sometimes used for motorcycle if there’s a traffic jam. Therefore, it is not safe for the pedestrian. So once again, we want the firmness from the mayor

We suggest increasing the quality of public transportation for convenience and raising taxes for vehicles such as in countries that are already developed. With the existence of such a concept, we believe it would be more beneficial for the society and also for the city itself. Especially with this concept, it can reduce congestion, air pollution, and also reduce the possibility of depletion of the ozone layer in the earth. This concept also strongly supports the concept East Kalimantan Governor Awang Ishak Faroek namely Kal-Tim Green.

In addition, we think about the park on the edge of the river 'lampion garden' is quite interesting. But in our opinion it would only crowded place at first only because the concept itself  that's just for taking photos and eating. In our opinion, it would be much better if we add a place to play for children and make a comfortable place for a family gathering. Then tidy up the shape of the building in order to become a better place and the security should be increased because of its location on the edge of the river. Our suggestions for the future, parks in Samarinda surely increase the family entertainment as well as for newcomers or tourists, so from Samarinda itself it has the tourism that makes many tourists are attracted by Samarinda with an interesting concept, an affordable price, and kinship. So that later on families can spend time together and able to relax after work once every week.

A few of us, if there is a sentence that is not pleasing to the mayor we apologize profusely. Thank you for your attention.


Fitri Annisa Putri and Hendry Ivan Nathaniel

Rangkuman ORGANISASI PEMUDA

Hallo Calon penerus bangsa (*amin)!! Jumpa lagi bersama saya nih…
Kali ini saya mau ngepost tentang Organisasi Pemuda nih gan..
Namun kali ini saya Cuman akan memberi tahu tentang organisasi yang penting-pentingnya saja atau lebih tepatnya organisasi yang berpengaruh besar terhadap Negara Indonesia kita ini menurut versi “ApaAjaDah”.
Penasaran?!?!? Oke langsunng saja!!

A.   Tri Koro Dharmo

1.     Tri Koro Dharmo atau di singkat TKD, yang berarti tiga tujuan mulia.
2.     Didirikan di Jakarta pada tanggal 7 Maret 1915, tepatnya di gendung Stovia
3.     Tujuan didirikan:
a.     Untuk kebangsaan dan cinta tanah air;
b.  Menghidupkan kesatuan dan persatuan di antara Pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok;
c.  Kerja sama dengan semua organisasi Pemuda guna membentuk ke-indonesiaan.
4.     Struktur Organisasi:
a.     Ketua         : Dr. SatimanWirgosandjojo.
b.     Wakil         : Wongsonegoro.
c.      Sekertaris  : Sutomo.
d.     Anggota     : Muslich, Mosodo, Abdur Rahman.

B.   Jong Java

1.   TKD berubah nama menjadi Jong Java (12 Juni 1918 dalam kongres ke-1 di Solo).
2. Tiga tahun kemudian (1921), muncul ide untuk menggabungkan Jong Java dengan Jong Sumatranen Bond, namun tidak berhasil.
3.  Kongres ke-2 (Yogyakarta, 1919), hal yang dibicarakan:
a.     Misil untuk bangsa Indonesia;
b.     Mengubah Bahasa jawa menjadi lebih demokratis;
c.      Perguruan tinggi;
d.     Kedudukan wanita Sunda;
e.  Sejarah tanah Sunda dan arti pendiri nasional jawa dalam pergerakan rakyat.
4.     Kongres ke-3 (Solo, 1922).
5.   Kongres ke-4 (Bandung, 1924).
6.  Tujuan dari kongres ke-3 dan ke-4 adalah untuk membangun cita-cita Jawa raya dan mengembangkan rasa persatuan di antara suku-suku bangsa di Indonesia.
7. Kongres ke 1-4, mendapat pengaruh politik yang cukup kuatdari Serikat Islam (SI).
8. Kongres yang diadakan pada tahun 1924, pengaruh SI mengakibatkan beberapa tokoh yang berpegang teguh pada asas ajaran Islam keluar dari Jong Java dan membentuk Jong Islamieten Bond.
9.  Pada tahun 1925, siap bergabung dengan organisasi kepemudaan lainnya dengan diketuai oleh R. Kooentjojo Poerbopranoto.
10. Pada tahun 1927, Jong Java bregabung dengan Indonesia Moeda (Gabungan Jong Java, Pemuda Indonesia, Jong Sumatranen Bond, 31 Desember 1930).
11. Seiring munculnya Jong Java atau yang dulunya kerap di panggil TKD ini, munculah berbagai organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan:
a.     Jong Sumatranen Bond;
b.     Jong Batak;
c.      Jong Abon;
d.     Jong Celebes;
e.      Jong Borneo;
f.       Jong Minahasa;
g.     Timoress Verbond;
h.     Sekar rukun, dll.

C.    Jong Sumatranen Bond

1.     Orang Penting :
a.     Adenan Kapau Gani;
b.     Bahder Djohan;
c.      Mohammad Amir;
d.     Mohammad Hatta;
e.      M. Yamin;
f.       Sultan Takdir Alisahbana.
2.     Berdiri pada tanggal 9 Desember 1917 di Jakarta.
3.  Organisasi ini berhasil menerbitkan surat kabar bernama Jong Sumatra dan terbit pada Januari 1918. Surat kabar ini terbit secara berkala dan tidak tetap.
4. Surat kabar Jong Sumatra memainkan peran penting, sebagai media yang menjembatani segala bentuk reaksi atas konflik yang terjadi atau yang mungkin terjadi.
5.  Awalnya, organisasi ini diragukan oleh banyak orang karena dianggap belum matang bagi sebuah politik dan umum.

D.   Jong Indonesia

1.     Didirikan di Bandung tahun 1927.
2.     Organisasi ini bersifat Nasional.
3.     Jong Indonesia kemudian berubah nama menjadi Pemuda Indonesia.
4.  Kongres ke-1 di Jakarta, kongres ini dihadiri oleh organisasi-organisasi yang bersifat kedaerahan, kongres pertama ini belum menghasilkan keputusan penting. Hal tersebut terjadi karena masih ada rasa kedaerahan yang kuat. Namun, setidaknya benih-benih Kebangsaan dan Nasionalisme telah ditanamkan saat itu.
5. Tujuan Kongres ke-1, untuk menanamkan semangat kerja sama antar perkumpulan pemuda..
6.  Kongres ke-2 (27-28 Oktober 1928), dipelopori oleh Perhimpunan pelajar-pelajar Indonesia (PPPI).
7. Kongres ke-2 ini merupakan usaha untuk mempersatukan kembali para pemuda Indonesia.
8. Saat kongres berlangsung, diperdengarkan pula lagu Indonesia Raya cipt. Wage Rudolf Soepratman sebagai lagu kebangsaan serta pengakuan bendera merah putih sebagai bendera kebangsaan Indonesia.
9. Tahun 1930 (Pertemuan di Solo), saat itu para pemuda membentuk Organisasi pemuda dengan nama Indonesia Muda yang merupakan peleburan dengan organisasi lainnya.

E.   Jong Ambon

1.     Salah satu Orang pentingnya ialah Johana Limaria.             

Tidak banyak yang ane ketahui tentang Jong Ambon ini gan….
Tetapi, yang jelas bahwa Jong Ambon juga berpengaruh sangat besar terhadap Indonesia.



Oke sekian dulu yah gan..maaf jika ada kesalahan baik dari informasinya maupun dari tulisannya.
Thanks for visit my blog :D

Active to Passive



Active and Passive

Okay!! kali ini saya mau kasih sedikit info (**yah sedikit doang kok) mengenai salah satu materi pembelajaran anak-anak SMA nih gan.... yah, pokok e materi ini isinya pakai rumus semua gan, (**lah rumus? lu kira mtk,fisika,kimia?) tapi saya tidak menyarankan agan menghapalkan nih rumus... karena bikin pusing dan buang-buang waktu hehehe... Saran saya sih kalian biasakan aja berlatih latihan soal-soal atau buat kalimat sendiri dirumah ...ntar sendirinya bakalan hapal di memori jangka panjang kalian (**Amin). Jadi, disini saya hanya membatu agan yang mungkin mau mempermantap bahasa inggris nya dalam bidang ini gan...

Oke materi kali ini gua bakal kasih sedikit bahan pembelajaran tentang Passive Voice nih.... Apasih Passive Voice tuh? Oke simpelnya gini, Passive Voice tuh pokoknya si Subject nya ini tidak melakukan aksi tapi malah menerima aksi..tapi dalam Passive Voice itu si Subject nya itu bisa di sebut bisa juga tidak. Di Passive Voice ini si Objek lah yang melakukan aksi bukan si Subject.

Contoh :
Active ==> Bejo Menendang dinding
Passive ==> Dinding ditendang oleh Bejo
*Cyaaa kasihan dong dindingnya...hehehe...

Oke langsung saja kita ke rumus nya nih gan...

1. Simple Present Tense
Active ==> S+V1+O
ex: she writes a letter
Passive ==> S+is/are/am+V3
ex: A letter is written (by her)

2. Present Cont. Tense
Active ==> S+is/am/are+Ving
ex: she is writting a letter
Passive ==> S+is/am/are+being+V3
ex: A letter is being written (by her)

3. Present Perfect Tense
Active ==> S+have/has+V3
ex: she has written a letter
Passive ==> S+have/has+been+V3
ex; A letter has been Written (by her)

4. Present Perfect Cont. Tense
Active ==> S+have/has+been+Ving
ex: She has been writting a letter
Passive ==> S+have/has+been+being+V3
ex: A letter has been being written (by her)

5. Simple Past Tense
Active ==> S+V2+O
ex: She wrote a letter
Passive ==> S+was/were+V3
ex: A letter was written (by her)

6. Past Cont. Tense
Active ==> S+was/were+Ving
ex: She was writting a letter
Passive ==> S+was/were+being+V3
ex: A letter was being Written (by her)

7. Past Perfect Tense
Active ==> S+ had+ V3
ex: She had Written a letter
Passive ==> S+had+been+V3
ex: A letter had been Written (by her)

8. Past Perfect Cont. Tense
Active ==> S+had+been+Ving
ex: She had been Writting a letter
Passive ==> S+had+been+being+V3
ex: A letter had been being Written (by her)

9. Simple Future Tense
Active ==> S+will+V1+O
ex: She will Write a letter
Passive ==> S+will+be+V3
ex; A letter will be Written (by her)

10. Future Cont. Tense
Active ==> S+will+be+Ving
ex: She will be Writting a letter
Passive ==> S+will+be+being+V3
ex: A letter will be being Written (by her)

11. Future Perfect Tense
Active ==> S+will+have+v3
ex: She will have Written a letter
Passive ==> S+ will+have+been+V3
ex: A letter will have been Written (by her)

12. Future Perfect Cont. Tense
Active ==> S+will+have+been+Ving
ex: She will have been writting a letter
Passive ==> S+will+have+been+being+V3
ex: A letter will have been being Written (by her)

13. Past Future Tense
Active ==> S+Would+V1+O
ex: she would write a letter
Passive ==> S+Would+be+V3
ex: A letter would be Written (by her)

14. Past Future Cont. Tense
Active ==> S+would+be+Ving
ex: she would be Writting a letter
Passive ==> S+would+be+being+V3
ex: A letter would be being Written (by her)

15. Past Future Perfect Tense
Active ==> S+would+have+V3
ex: She would have Written a letter
Passive ==> S+would+have+been+V3
ex: A letter would have been Written (by her)

16. Past Future Perfect Cont. Tense
Active ==> S+would+have+been+Ving
ex: She would have been Writting a letter
Passive ==> S+would+have+been+being+V3
ex; A letter would have been being Written (by her)

OKAY!!! Sampai di sini saja materi kita ttng Passive Voice. Semoga bermanfaat untuk mu... iya!!KAMU!!!

Terima Kasih telah berkunjung di blog ini mohon maaf bila ada kesalahan atau pun kalimat yang tidak berkenan di hati kalian. Saya Hendry pamit undur diri dan Sampai jumpa di postingan saya yang berikutnya.

Pentingnya Pendidikan pada Perempuan

     Dewasa ini, kita telah memasuki zaman dimana pendidikan dan pengetahuan menjadi prioritas utama dalam kemajuan suatu negara. Dimana it...

Rekomendasi